Dari Hanoi Ke Kathmandu Dalam Gambar: “Yunnan” (Part 1, Kunming Dan Dali)


Setelah peristiwa perampasan buku panduan di imigrasi China di Heikou, aku benar-benar “buta”. Tak ada buku panduan yang akan menuntun perjalananku  menjelajahi Yunnan sampai ke Tibet dan Nepal lewat darat.  Aku tak merasa perlu memikirkannya  dan hanya berjalan gontai menuju terminal bus. Di sini masalah kembali datang ketika seorang penipu berkepala botak berusaha meminta uang 5 dollar kepadaku. What a day!!!

Bus malam kelas ekonomi sleeper yang akan membawaku ke Kunming benar-benar bisa membuat hilang selera makanku. Bau-bauan yang yang super busuk di kasur dan bantal benar-benar membuatku tersiksa. Untunglah orang-orang di dalam bus sangat ramah dan murah senyum, sehingga tidak memperburuk hariku yang sudah terlanjur buruk sejak di Lao Cai.

Alun-Alun Kota Kunming Dari Penginapanku

Aku tiba di Kunming, ibukota Provinsi Yunnan sekitar pukul 6 pagi dan tak tahu harus pergi kemana karena tak punya panduan sama sekali. Untunglah seorang ibu-ibu penjual peta sudah ada di terminal bus pagi-pagi buta. Aku membeli peta darinya dan berusaha mencari penginapan. Setelah lima jam berjalan kaki dan menjelajahi setengah Kunming, aku baru bisa menemukan penginapan yang kucari….:-p.

Kungming Di Waktu Malam

Karena tak punya buku panduan, terus terang aku tak tahu harus kemana setelah dari Kunming. Seorang traveler muda asal Inggris bernama Dave mengusulkan untuk pergi ke Dali. Pergilah aku ke Dali yang berjarak sekitar 7 jam perjalandan dari Kunming dengan bus. Bus berhenti di terminal Xia Guan, New Town Dali. Sedangkan “Old Taown Dali” harus ditempuh sekitar 15 menit naik bus dari  Xia Guan. Seorang ibu penjual peta menolongku mencari bus dan akupun terhindar dari penipuan oleh supir taksi yang mengatakan tak ada transportasi langsung dari Xia Guan ke Old Town Dali.

Xia Guan, New Town Dali

Kawasan Old Town Dali Dari Gunung Cangshan

Dali, seperti kota-kota di Yunnan lainnya yang terletak dalam rangkaian pegunungan Himalaya berada pada ketinggian sekitar 3200 m di atas permukaan laut. Aku menginap di salah satu penginapan super murah di “Old Town” dengan toilet ala China dimana tokai dibiarkan teronggok  begitu aja di saluran pembuangan dan baru disiram setelah sore hari oleh si pemilik….:-p.

Kota tua Dali tempat yang menarik dan cukup enak dijelajahi dengan jalan kaki.  Aku tak puas hanya jalan kaki di kota dan mulai menjelajahi kawasan di sekitar kota tua Dali dengan sepeda. “Three Pagodas”, “Seven Dragon Pool” di Gunung Cangshan sampai Desa Xi Zhou tempatnya orang Bai yang berjarak hampir 40 kilo dari Old Town Dali aku jelajahi dengan sepeda.

Three Pagoda

Seven Dragon Pool, Gunung Cangshan

Xi Zhou, Kampung Orang Bai

Rumah ini berumur ratusan tahun, Xi Zhou

Sepulangnya dari Desa Xi Zhou, aku menyempatkan mampir ke Butterfly Park untuk melihat wanita-wanita Bai yang terkenal kecantikannya itu menghabiskan waktu. Aku sempat menghampiri beberapa wanita Bai yang cantik untuk foto bareng. Sayang mereka menolak….Nasib….:-p.

Wanita-Wanita muda Bai Dengan Pakaian Tradisionalnya

Wanita-Wanita Suku Bai Dengan Usia Yang “Sedikit” Lebih Tua……:-)

Setelah usaha merayu wanita Bai yang gagal, aku mengarahkan sepedaku menyusuri desa-desa di sekitar Erhai Lake dan bercengkarama dengan penduduk desa dengan bahasa Tarzan. Mereka sangat ramah menyambutku. Aku sempat nongkrong di pinggir Erhai Lake dan bercengkerama dengan seorang nelayan yang punya peliharaan burung belibis. Dia melakukan beberapa atraksi akrobatik dengan burung-burung belibisnya.

Xian Ji Yi Village, Erhai Lake

Sang Nelayan Dan Burung-Burung Akrobatiknya

Aku juga menyempatkan diri  menjadi turis dengan mengunjungi Guan Yi Temple di sekitar Erhai Lake.

Guan Yi Temple, Erhai Lake

Malam hari waktu yang bagus untuk memotret kota tua Dali.  Aku sempatkan memotret di malam hari sepulangnya bersepeda yang hampir mencapai 100 km hari itu.

Kehidupan Malam Di Foreign Street, Old Town Dali

Jajanan Pasar Di Foreign Street, Old Town Dali

Gerbang Selatan (South Gate), Old Town Dali

Dua hari dua malam aku berada di Dali.  Sayang, aku tak bertemu teman yang cocok di kota ini sehingga aku hanya menghabiskan waktu sendirian di kota tua yang indah ini….:-)

Copyright: Jhon Erickson Ginting

Copyright Photo: Jhon Erickson Ginting

Sumber: Pengalaman Pribadi