Kisah Seram Tentang Orang Albino di Tanzania


Ada cerita yang cukup menyeramkan di Tanzania dan sebagaian besar negara Afrika tentang orang Albino. Cerita yang kudengar memang sedikit simpang siur. Ada yang mengatakan bahwa orang-orang di pelosok atau di pedalaman Afrika masih takut dengan orang albino karena dianggap mereka kanibal. Ada juga yang menganggap orang albino sebagai pembawa sial. Aku tak tahu mana yang benar dan mana yang sekedar cerita dari mulut ke mulut. Mungkin setiap daerah mempunyai persepsi yang berbeda-beda soal orang Albino. Yang jelas, selama berada di Afrika, aku tidak pernah melihat sekalipun orang Albino. Mungkin mereka semua bersembunyi karena takut dengan image yang diberikan oleh masyarakat lokal.

Dukun di Afrika mempunyai pendapat yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya tentang orang Albino. Orang albino yang dianggap sebagai pembawa sial oleh masyarakat malah menjadi korban sesaji paling dicari oleh para dukun atau “Witch Doctor” di Afrika terutama di Tanzania. Dukun-dukun di Tanzania menganggap bahwa dengan mengorbankan orang albino, kesaktian mereka bisa bertambah. Hampir semua orang di Tanzania tahu kalau ada orang albino mati atau hilang, dia pasti telah menjadi korban sesaji para dukun. Berita tentang pembunuhan orang Albino sudah menjadi berita yang biasa di koran-koran Tanzania.

Anak-Anak Albino Di Afrika.

Cerita seram tentang orang albino menjadi salah satu topik pembicaraan antara aku dan temanku Tim yang asal Amerika. Saat itu kami sedang makan malam di rumah Peter dan istrinya di kota Mbeya, Tanzania. Peter dan istrinya  adalah sepasang misionaris Bala Keselamatan (Salvation Army) dari Australia. Mereka berdua sudah cukup lama tinggal di Tanzania dan tentunya tahu banyak soal seluk beluk budaya orang Tanzania. Peter memperingatkan kami supaya berhati-hati jika menyeberang ke Malawi dengan kapal ferry karena menurut dia, daerah yang akan kami lewati adalah daerah yang paling kuat ilmu hitamnya di Tanzania. Bahkan menurut Peter lagi, banyak pejabat tinggi Tanzania berasal dari daerah ini dan masih mempraktekkan ilmu hitam.

Tim yang sedikit kecut mendengar cerita Peter menjadi semakin kecut ketika di tengah obrolan Peter tiba-tiba bilang, “You seems like an albino, Tim.”

Aku tidak bisa tak setuju dengan Peter. Tim memang berkulit sangat pucat dan berambut merah, sekilas memang mirip dengan orang Albino. Untung saja kami tidak punya niat menyeberang ke Malawi dengan Ferry. Kami memang memilih lewat jalan darat yang “lebih aman” setelah mendengar berbagai rumor tentang keseraman ilmu hitam di daerah yang disebutkan Peter. Selamatlah Tim. Dia tak jadi “dimasak” oleh dukun di Tanzania sana…..:-p.

Cerita perjalananku yang lain di Tanzania: Pssst Dan Mambo Jambo Cerita Saru Dalam Toilet Safari Afrika (Tanzania) Perjalananku Di Tanzania Dan Pulau Zanzibar Dalam Gambar Copyright: Jhon Erickson Ginting Sumber: Pengalaman Pribadi. Copyright Photo: http://media-dis-n-dat.blogspot.com